Saturday, September 29, 2012

3 Struktur Dasar Algoritma


Algoritma adalah langkah-langkah yang runut (sistematis) untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Langkah-langkah tersebut dapat berupa runtunan aksi, pemilihan aksi, dan pengulangan aksi. Sehingga ketiga jenis langkah tersebut akan membentuk konstruksi atau struktur dasar algoritma. Berikut penjelasan ringkas mengenai 3 struktur dasar Algoritma.

1. Runtunan (Sequential)

Setiap instruksi atau perintah dalam runtunan ditulis dalam satu baris atau beberapa instruksi dalam baris yang sama tetapi antara setiap instruksi dipisahkan dengan tanda semicolon/ titik koma ( ; ). Berikut beberapa karakteristik runtunan :
  • Setiap instruksi dikerjakan satu per satu.
  • Setiap instruksi hanya dikerjakan satu kali, tidak ada instruksi yang diulang.
  • Urutan instruksi yang ditulis dalam notasi algortima sama dengan urutan instruksi yang akan di proses.
  • Akhir dari instruksi terakhir adalah akhir dari algoritma.

struktur runtunan
Runtunan

Contoh runtunan :
Pertukaran_Dua_Bilangan
{I.S : Nilai pertama (A) dan nilai kedua (B) sudah terdefinisi}
{F.S : Menampilkan hasil pertukaran dua bilangan (A dan B)}
Deklarasi :
A, B        : integer {variabel nilai pertama dan nilai kedua}
C             : integer {Variabel bantu}
Algoritma :
C A
A ← B
B ← C
Output (“Nilai Pertama = “, B)
Output (“Nilai Kedua = “, A)

2.       Pemilihan (Selection)

Seringkali suatu instruksi hanya bisa dikerjakan jika ia memenuhi suatu persyaratan tertentu, sehingga komputer tidak lagi mengerjakan instruksi secara sekuensial seperti pada runtunan melainkan berdasarkan syarat yang dipenuhi. Berikut 3 jenis kasus pada struktur pemilihan.
  • Analisis Satu Kasus (IF-THEN)
  • Analisis Dua Kasus (IF-THEN-ELSE)
  • Analisis Tiga Kasus atau lebih (IF-THEN-ELSE Bertingkat dan Struktur Case)

struktur pemilihan
Pemilihan

Menentukan_Bilangan_Positif
{I.S : User memasukkan sebuah nilai}
{F.S : Menampilkan hasil proses apakah nilai yang dimasukkan user adalah bilangan positif atau bukan}
Deklarasi :
X             : real
Algoritma :
Input (X)
IF X > 0 THEN
Output (X, “adalah bilangan positif”)
ELSE
Output (X, “bukan bilangan positif”)

3.       Pengulangan (Repetition atau Loop)

Salahsatu kelebihan komputer adalah kemampuannya untuk mengerjakan pekerjaan atau perintah yang sama berulang kali tanpa mengenal lelah dan bosan. Pengulangan dapat dilakukan sejumlah kali sampai kondisi yang diinginkan tercapai. Berikut 3 jenis kontruksi pada struktur pengulangan.
  • Kontruksi FOR . . . DO . . .
  • Kontruksi WHILE . . . DO . . .
  • Kontruksi REPEAT . . . UNTIL . . .
struktur pengulangan
Pengulangan

Mencetak_Nilai_1_sampai_N
{I.S : User memasukkan nilai terakhir (N)}
{F.S : Mencetak nilai dari 1 sampai N}
Deklarasi :
X             : real
Algoritma :
Input (N)
I 1
WHILE i  N DO

3 comments:

Write comment below or mention me at @rilutham on Twitter!