Thursday, February 7, 2013

Install Aplikasi di GNU/Linux

Instalasi software/ aplikasi pada GNU/Linux tidak sama dengan instalasi pada Windows. Pada GNU/Linux Anda akan menemui banyak teknik instalasi sehingga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan yang terbaik bagi sistem Anda. Walaupun terkadang proses instalasi ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan perlu mengetahui teknik-teknik yang benar.

Install Aplikasi di Linux
Berikut beberapa teknik instalasi pada GNU/Linux.

1. Ubuntu/ Linux Mint/ Debian
  • Instalasi dari Repositori
    sudo apt-get install nama_aplikasi
    Anda bisa menambah/ menghapus/ enable/ disable repositori pada /etc/apt/sources.list . Lihat cara menambah/mengganti repository pada Ubuntu/Linux Mint.

  • Melalui Paket Aplikasi Debian (.deb)
    Masuk ke direktori tempat Anda menyimpan file .deb, kemudian gunakan perintah berikut.
    # dpkg -i nama_aplikasi.deb
    Anda juga bisa melakukan double-klik pada file .deb untuk melakukan instalasi.

  • Melalui Ubuntu Software Center/ Software Manager (Linux Mint)

2. Fedora/ RHEL/ CentOS
  • Instalasi dari Repositori
    sudo yum install nama_aplikasi
    Anda bisa menambah/ menghapus/ enable/ disable repositori pada /etc/yum.repos.d

  • Melalui Redhat Packages Manager (.rpm)
    Masuk ke direktori tempat Anda menyimpan file .rpm, kemudian gunakan perintah berikut. 
    # rpm -i nama_aplikasi.rpm
    Anda juga bisa melakukan double-klik pada file .rpm untuk melakukan instalasi.

  • Melalui PackageKit / Pirut Packages Manager
    (Application – System Tools – Add/Remove Software)
3. Melalui Source Code
(Untuk semua Distro GNU/Linux)
Source code aplikasi biasanya dibundle  dalam format .tar.gz , .tar.bzip2 , .gz , .tgz ,dll yang sering disebut tarball. Proses instalasi source code untuk setiap aplikasi tidak selalu sama tergantung isi file yang dibuat oleh developer aplikasinya. Untuk mengetahui teknik instalasinya kita harus mencari file README yang tersedia pada source code tersebut sebagai panduan instalasi. Sehingga tidak ada cara yang baku untuk instalasi aplikasi dari source code.

Pada dasarnya source code tersebut di-compile terlebih dahulu sebelum digunakan. Teknik instalasi yang biasa digunakan pada sebagian besar source code aplikasi adalah sebagai berikut :
  • Ekstrak tarball
    Masuk ke direktori tempat Anda menyimpan tarball (.tar.gz , .tar.bzip2 , .gz , .tgz ,dll) kemudian gunakan perintah berikut.  
    # tar -zxvf nama_file.tar.gz
    # cd nama_file
  • Kompilasi program
    • Jika ada file Make.in , gunakan perintah berikut :
      # ./configure –prefix=/usr/local
      # make all
    • Jika ada file Imake , gunakan perintah berikut :
      # xmkmf –a
      # make all
    • Jika ada file Makefile , gunakan perintah berikut :
      # make all
       
Contoh instalasi melalui source code dapat Anda lihat disini (Install Wine di Fedora 17).

Catatan : Tanda # pada command-line menandakan Anda harus login sebagai root untuk menjalankan perintah tersebut.

Jika Anda menemui kesulitan dalam proses instalasi silahkan posting pada komentar di bawah. Semoga bermanfaat. Amin.

No comments:

Post a Comment

Write comment below or mention me at @rilutham on Twitter!